Mengawinkan Sapi Perah

Mengawinkan Sapi Perah

Sapi betina mengalami masa birahi relatif pendek, sekitar 15-18 jam. Waktu birahi lenjutnya akan datang setelah 21 hari. Jadi, bila peternak terlambat mengetahui masa birahi, harus menunggu kedatangan masa birahi berikutnya. Ada pun ciri-ciri sapi betina yang mengalami birahi adalah sebagai berikut:

  • Nafsu makan menurun.
  • Tampak gelisah.
  • Sering melengguh dan mendekati sapi jantan.
  • Sering menaiki spai lain, kalau dinaiki akan diam.
  • Vulva tampak merah dan mengeluarkan cairan.
  • Sementara itu, masa birahi yang dialami sapi jantan cukup sering. Dalam jangka waktu 2-3 hari sapi jantan bisa mengalami siklus birahi.

Terdapat dua cara mengawinkan sapi perah, yakni secara alami dan kawin suntik atau inseminasi buatan.

  • Kawin alami, mengawinkan sapi jantan dan betina secara langsung. Seekor sapi jantan bisa mengawini 25-30 ekor sapi betina. Untuk peternakan susu kecil, perkawinan biasanya dilakukan dalam satu kandang. Dimana ada satu betina dan satu jantan yang keduanya sedang mengalami birahi.
  • Kawin suntik, dilakukan dengan memasukkan sperma sapi jantan menggunakan peralatan tertentu ke dalam vagina spai betina. Kawin suntik ini memiliki banyak keunggulan. Lebih praktis, tidak perlu membawa sapi jantan ke sapi betina. Sperma bahkan bisa didapatkan dari penyedia sperma unggul, tanpa peternak memiliki spai pejantannya.

Comments

Popular posts from this blog

Pemberian Minum & Pakan

Perkandangan Sapi Perah